Memories Through Time

•Mei 19, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

We were together for many years
We became as one
It was like I had your blood running through my veins
We could read each others thoughts
Finish each others sentences
Without saying a word
There is so much I’d like to change
But I can’t turn back the hands of time
Your memory will always be apart of me and my heart
I still talk to you
And wonder if you hear
Sometimes I can feel you near
Even in my dreams
My heart can’t say good-bye
For it’s afraid your memory will die
A part of my heart is with you
And it’s yours to keep
Now that you are gone
I’m left to stand alone

Diary Of A Broken Heart

•Mei 19, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

We were just friends at the start,
Always having fun, never apart
Then one day, something sparked
The next thing I knew, you had my heart.

The days flew by,
I lost track of time
Everytime I was with you,
I was on cloud nine.

Then one day, you asked me to be your girlfriend
I exclaimed, yes! and prayed we’d last until the very end.
No one could look into my eyes and say I wasn’t happy,
Happy that I was with you, and you were with me.

With me in your arms, you told me you loved me,
Then gently kissed my forehead and gave me a squeeze.
I was convinced you were the one for me,
Apart from you, I would never be.

Just when I thought all was well,
Was when you began to put me through hell.
You said, we should just be friends
That’s when I knew it was the end.

I looked into your eyes, trying to find out why,
It was all I could do, not to begin to cry.
Where I once saw love, I saw nothing,
I couldn’t believe you no longer felt something.

I lay in bed, counting my tears,
Each representing what I’d hoped would be years.
Years of happiness, for us to be together,
A long-lived life, forever and ever.

But in my heart, I know this will never be,
For in yours, no longer is there a place for me.
I gave you my all; I gave you my heart,
Little did I know that you’d tear it apart.

Everyday I place a smile on my face,
As for tears, there is not a trace.
You ripped me apart, but yet it’s true,
Forever and always, I’ll still love you.

“Portrait of a Friend”

•Mei 19, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

I can’t give solutions to all of life’s problems, doubts,
or fears. But I can listen to you, and together we will
search for answers.

I can’t change your past with all it’s heartache and pain,
nor the future with its untold stories.
But I can be there now when you need me to care.

I can’t keep your feet from stumbling.
I can only offer my hand that you may grasp it and not fall.

Your joys, triumphs, successes, and happiness are not mine;
Yet I can share in your laughter.

Your decisions in life are not mine to make, nor to judge;
I can only support you, encourage you,
and help you when you ask.

I can’t prevent you from falling away from friendship,
from your values, from me.
I can only pray for you, talk to you and wait for you.

I can’t give you boundaries which I have determined for you,
But I can give you the room to change, room to grow,
room to be yourself.

I can’t keep your heart from breaking and hurting,
But I can cry with you and help you pick up the pieces
and put them back in place.

I can’t tell you who you are.
I can only love you and be your friend.

Lay..lay..lay..panggil aku si Alay..

•Mei 10, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Alay merupakan akronim dari anak layangan, berasal dari kata “A” dan “Lay”. Dalam hal ini saya tidak mendefinisikan bahwa permainan layang-layang mengakibatkan dampak buruk bagi pemainnya, melainkan mereka yang notaben-nya berkulit hitam akibat terbakar terik matahari serta rambut yang mulai berubah dari hitam pekat menjadi pirang(seperti bulu buah jagung).

Tidak sedikit pula dari masyarakat umum yang mengkategorikan alay sebagai pola hidup remaja kelas menengah kebawah yang kerap mengenakan dandanan trendy serupa dengan artis. Hal ini didukung dengan adanya media elektronik yang memuat keglamouran para artis yang sering kali menjadi pusat perhatian publik.

Ya, intinya para alay ingin juga tampil sebagai sorotan meskipun kadang memaksakan dengan keterbatasan materi dan keterbatasan pendidikan juga tentunya.

Mereka tidak perduli disebut pencontek gaya orang atau pun si nora dengan gaya yang agak sedikit maksa asal nyerempet-nyerempet dikit dengan gaya sang artis.

Ada pula yang mendefinisikan bahwa alay adalah anak lebay, lebay yang memiliki arti lebih, sangat cocok disematkan pada alay yang pada umumnya bertingkah laku lebih dari batas kewajarannya, contohnya: para kaum alay sering menganggap sesuatu yang fenomenal dan berbuah sensasi adalah bentuk kebanggaan yang bisa mengakat derajatnya hingga bisa disebut anak gaul(anak yang tidak kuper atau ketinggalan perkembangan zaman).

Secara sudut pandang saya jika saya sebagai remaja masa kini, mungkin saya juga akan tergiur dengan rutinitas yang dilakukan para alay, meskipun setelah disadari bahwa banyak tindakan yang dapat mempermalukan saya sendiri atau bahkan mempersulit dan merugikan. Seperti misalnya:

-          memaksakan kehendak mengikuti fashion sesuai perkembangan zaman, meski terlihat kurang pantas atau kurang nyaman untuk dikenakan (celana pres body yang sulit saat memakainya karena terlalu kecil ukurannya, anting-anting di bagian tubuh seperti lidah dan hidung yang meskipun sakit yang penting gaya, dan masih banyak lagi)

-          saat ini banyak sekali beredar situs jaringan sosial seperti Facebook, twitter, dan friendster atau sarana pengiriman pesan seperti SMS. Para alay kerap kali menggunakan kata-kata singkatan yang sulit untuk di mengerti (“lagi apa?” gi pha?? atau bosen banget jadi “bsen bgd nh”2. memakai simbol tambahan. “p@ k@bar L0e??” atau “~hha..~ y nh.. lg bosen~”3. menggunakan huruf Z dibelakang kata. “mlz bgtz!”)

-          memamerkan barang tiruan terutama barang elektronik seolah-olah barang asli yang dibeli dengan harga tinggi(tetep aja jatohnya penipuan).

Apakah sang alay dapat merusak citra Negara kita?

Kita sebagai mahluk sosial yang bijaksana alangkah baiknya tidak memandang hal tersebut dengan sebelah mata. Tidak dapat dipungkiri pula masih banyak masyarakat miskin di Negara indonesia yang mungkin nasibnya tidak lebih beruntung dari pada mereka yang memang terlahir dengan keadaan yang serba terpenuhi.

Di dalam kehidupan gejolak para remaja, fenomena tersebut memang kerap ada. Fase dimana seseorang sedang mencari jati dirinya dengan meniru-niru orang lain. Tidak hanya di Indonesia saja, di Negara lain pun yang namanya krisis identitas pasti ada, tidak memandang ras maupun kasta. Sekarang kembali kepada pribadi masing-masing apakah nyaman dengan keadaan apa adanya atau bahkan ada yang harus mengubah-ubah untuk menemukan kenyamanan tersebut.

BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN DENGAN PESAN SINGKAT (SMS)

•Desember 17, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, transaktif, bertujuan, atau tak bertujuan. Masalah dalam penelitian ini adalah: Mengapa orang-orang lebih memilih menggunakan pesan singkat (SMS) dari pada telepon untuk berkomunikasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa alasan mereka menggunakan SMS adalah dari segi ekonomi lebih murah dan kita bisa menyimpan data yang dikirim. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) atau tertulis yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal. Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, transaktif, bertujuan, atau tak bertujuan. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut. Pada zaman dahulu, masyarakat suku Indian berkomunikasi jarak jauh dengan menggunakan asap. Lalu ada kode morse yang saat ini digunakan oleh Pramuka dan Tentara. Kemudian komunikasi berkembang dengan menggunakan surat yang disematkan di kaki burung merpati (dikenal dengan Merpati Pos), kemudian surat dikirimkan melalui jasa pos dengan mengunakan perangko sebagai alat bayarnya. Telegram menjadi pilihan selanjutnya karena dapat mengirim pesan dalam waktu singkat. Dunia komunikasi harus berterima kasih kepada Alexander Graham Bell yang telah menemukan telepon sehingga saat ini, dengan perkembangan komunikasi yang kian pesatnya, kita dapat menikmati mudahnya berkomunikasi dengan telepon selular. Saat ini kita juga dapat berkirim pesan melalui e-mail (electronic mail). Akan tetapi, jenis komunikasi yang dirasa lebih sering digunakan adalah SMS (Short Message Service) yang menggunakan telepon selular. Jenis komunikasi yang akan dibahas dalam penelitian kali ini adalah pesan singkat atau SMS. Yang diteliti adalah mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Gunadarma yang diambil secara acak dari dua kelas yaitu 4SA01 dan 4SA02. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Mengapa orang-orang lebih memilih menggunakan pesan singkat (SMS) dari pada telepon untuk berkomunikasi? Padahal, mereka itu tidak bisu, sedangkan untuk mengobrol dengan menggunakan SMS, bisa lebih mahal daripada menggunakan telepon.

ISI

Peneliti memberikan beberapa pertanyaan seputar kebiasan mereka dalam berkomunikasi dengan menggunakan pesan singkat (SMS). Pertanyaan-pertanyaannya adalah sebagai berikut:

1.Mengapa Anda memilih menggunakan SMS dalam berkomunikasi? 2.Keuntungan apa saja yang Anda dapatkan dengan berkirim pesan melalui SMS?

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa alasan mereka menggunakan SMS adalah dari segi ekonomi. Dengan SMS, berkomunikasi jadi lebih murah. Saat ini sudah banyak provider telepon genggam yang mengeluarkan Paket SMS, sehingga ber-SMS ria tidak akan membuat kantong jebol. Keuntungan yang didapatkan dengan berkirim pesan menggunakan SMS adalah dengan SMS, kita bisa menyimpan data. Apabila pesan yang akan kita kirim berupa alamat rumah, e-mail, no. telepon dan no. rekening, pesan tersebut akan tersimpan otomatis di kotak masuk dari telepon genggam.

Karena jika berkirim pesan-pesan tersebut dengan menggunakan telepon, maka si penerima pesan bisa saja salah dengar pada saat pesan tersebut dikatakan oleh si pengirim pesan dikarenakan sinyal yang kurang bagus. Selain itu, jika ponsel si penerima pesan dalam keadaan tidak aktif atau di luar servise area, pesan yang kita kirim melalui SMS pasti sampai di ponsel si penerima pada saat ponselnya aktif. Karena jika kita menelepon seseorang dan ponselnya mati maka kita hanya bisa meninggalkan pesan di Pesan Suara (Voice Mail) dan jarang sekali, hampir tidak ada orang yang mendengarkan pesan suara.

KESIMPULAN

Tujuan komunikasi adalah berhubungan dan mengajak dengan orang lain untuk mengerti apa yang kita sampaikan dalam mencapai tujuan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan dalam bekerja sama dengan orang lain. Komunikasi dengan menggunakan SMS termasuk dalam komunikasi verbal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa alasan mereka menggunakan SMS adalah dari segi ekonomi. Keuntungan yang didapatkan dengan berkirim pesan menggunakan SMS adalah dengan SMS, kita bisa menyimpan data dan apabila ponsel si penerima pesan dalam keadaan tidak aktif, pesan yang kita kirim melalui SMS pasti sampai di ponsel si penerima pada saat ponselnya aktif. Pada dasarnya hubungan antara komunikasi sebagai bagian dari perkembangan peradaban manusia begitu erat.

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi

http://one.indoskripsi.com/node/5539

http://defickry.wordpress.com/

INDONESIA – THAILAND STUDENT NETWORK

•Desember 1, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kemajuan suatu Negara memang tidak pernah lepas dari peran para pelajarnya. tidak bisa dipungkiri juga, mereka lah harapan bagi bangsanya, sebab nantinya mereka lah yang akan menjadi penerus untuk melanjutkan mengharumkan Nama baik Negara.

Untuk itu lah mereka saling berlomba-lomba untuk mencapai kesuksesannya sendiri di dalam dunia pendidikan.

Saat ini Masing-masing pemerintahan negara berusaha meningkakan mutu pendidikannya, guna mempeoleh bibi-bibit yang mampu membawa Negara mereka untuk lebih maju lagi, bahkan tidak sedikit pula yang rela menuntut ilmu sampai ke-Negara lain.(begitu mahal bukan, harga yang harus dibayar untuk mencapai kata sukses).

Dalam kesempatan kali ini, Dinas Pendidikan pemerintah negara Indonesia bekerja sama dengan Dinas Pendidikan negara Thailand dalam rangka pengenalan Akademik antar Universitas dalam program INDONESIA – THAILAND STUDENT NETWORK.

Acara yang diselenggarakan di UNIVERSITAS INDONESIA ini berlangsung dari tanggal 7-10 oktober, berupa kunjungan para mahasiswa dari Thailand untuk saling memperkenalkan bidang akademik mereka.

Ada sekitar 26 mahasiswa yang mewakili universitas masing-masing yang berbeda dari Thailand. Dan dari Indonesia sendiri menghadirkan 51 mahasiswa yang merupakan perwakilan dari 8 Universitas terkemuka di Indonesia. diantaranya: Universitas Gunadarma, Universitas Pancasila, Universitas Atmajaya, Universitas Indonesia,Institut Pertanian Bogor,Universitas Negeri Jakarta, Universitas Bina Nusantara, Universitas Muhamadiah Jakarta,dan yang terakhir Universitas Tarumanagara.

Masing-masing universitas mengirimkan 5 orang Mahasiswanya untuk mewakili kampusnya. Kecuali UI yang mengirimkan 20 orang dari mahasiswanya sebagai Panitian Acara.

Kebetulan saya diberi kesempatan untuk menjadi salah satu peserta perwakilan dari Universitas Gunadarma. Selain saya ada 4 peserta lainnya yang mewakili Universitas Gunadarma, yaitu: ada Yuyun dan Ranti yang kebetulan sama dengan saya dari fakultas Sastra, selain itu ada Dery dan Nesya dari fakultas Ilmu Komputer.

Seharian yang melelahkan sekaligus menyenangkan

Terus terang ini adalah kali pertamanya saya ditunjuk sebagai perwakilan kampus untuk menyambut kedatangan Mahasiswa dari Negara lain. Meski berbekalkan pengetahuan berbahasa inggris seadanya tapi saya cukup memiliki keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi untuk menerima saat ditawarkan oleh ketua paduan suara saya, yang kebetulan saya juga aktif dalam UKM paduan suara.

Setibanya saya dan kawan-kawan di UI, kami langsung disuruh berkumpul untuk mengikuti class visit di kelas FISIP&FIB Universitas Indonesia. Di sana kami dan Mahaiswa lainnya diberikan pengetahuan yang bagi saya cukup bermanfaat dan mengesankan.

Ternyata metode pembelajaran diUI sangat interaktif dan mudah untuk dicerna. Sungguh pengalaman yang luar biasa, bisa merasakan hal tersebut.

Setelah mendapatkan pengarahan dan pendidikan sebentar dari sana, para mahasiswa di pertemukan dengan mahasiswa Thailand dan mereka dibentuk kelompok agar dapat membaur satu sama lainnya. Awalnya memang agak canggung untuk berinteraksi dengan mareka, namun selanjutnya ini justru merupakan moment yang paling menyenangkan. Mereka begitu ramah dan antusias sekali bertanya-tanya tentang Indonesia. Kelompok yang tadi dibentuk kemudian dibuatkan semacam Games untuk membangkitkan keceriaan mereka.

Saat break untuk shalat jum’at, para mahasiswa yang tidak melaksanakan shalat di ajak untuk menjelajahi UI dengan bersepedah. Sesuai dengan program yang sedang digalangkan di UI yaitu kecintaan terhadap lingkungan hidup, dengan mengurangi sedikit polusi kendaraan dengan bersepedah.

Kemudian acara dilanjutkan dengan aksi pertunjukan dari masing-masing Negara. Untuk Indonesia diwakili oleh Liga Tari UI yang menampilkan tari Indangdes dari SumateraBarat. Dilanjutkan dengan mahasiswa Thailand yang menampilkan beragam pertunjukan, diantaranya ada Tari-tarian dan Thai boxing yang begitu terkenal dinegara mereka.

Selanjutnya acara ditutup dengan jamuan makan malam makanan khas Indonesia, banyak ekspresi-ekspresi unik dari para mahasiswa Thai saat menyantap hidangan yang disediakan, dan tidak sedikit dari mereka yang bertanya-tanya kepada mahasiswa dari Indonesia tentang makanan tersebut.

Rasanya enggan sekali untuk melepaskan keceriaan yang ditawarkan, seadainya diberi kesempatan lagi, wah seneng banget. Meski melelahkan namun kita dapat memperoleh ilmu dan pengalaman yang bermanfaat dari kegiatan tersebut.

KONTROVERSI KANGEN BAND

•Desember 1, 2009 • 3 Komentar

Grup musik yang fenomenal

Apa yang terlintas dalam fikiran anda saat mendengar kata ”KANGEN BAND”

kenjen ben” begitu banyak orang menyebutnya. Entah itu suatu bentuk cacian atau panggilan sayang.

Banyak orang yang mengacungkan jempolnya kebawah saat menjemput kehadiran band tersebut di kancah industri musik Indonesia.

Namun tidak sedikit pula yang berjiwa besar untuk mengakui keberadaan mereka disaat banyak orang yang menapik dan meragukan atau bahkan meremehkan talent mereka.

Buktinya ada salah satu PH (production house) membuatkan mereka sebuah film yang di tayangkan disalah satu stasiun TV, menceritakan dari mulai perjalanan karier Band kangen, sampai kehidupan asmara sang vocalis, judul film tersebut yang membuat kangen band semakin dikenal fenomenal saat ini, yaitu AKU MEMANG KAMPUNGAN, entah apa yang ada di benak sang produser.

Tapi menurut saya hal itu hanya ingin meraup keuntungan semata.

Lalu bagaimana dengan kangen band?

Apa mereka enggak tersinggung?

Memang kehidupan di ibu kota begitu keras, terutama dalam bersaing mencari uang.

Mungkin itu yang sedang dialami oleh seluruh personil kangen band, harus tertatih-tatih dulu, barulah selanjutnya bisa tersenyum dengan hasil keringat mereka.

Bisa dibilang, ”wajah boleh kampungan tapi nasib mertopolitan donk”

Pro dan kontra

Keberhasilan kangen band memang penuh dengan ketidak sengajaan. Mereka yang berasal dari kampung, mungkin tidak memiliki cukup dana untuk melakukan recording yang profesional, layaknya musisi-musisi lainnya.

Hanya dengan bermodalkan alat rekam seadanya mereka memulai dari mengirimkan rekaman mereka ke radio-radio yang ada di Lampung(tempat asal mereka).

Ternyata, respon dari masyarakat cukup menggiurkan terbukti dari banyaknya permintaan dari pendengar untuk memutarkan lagu mereka.

Namun ada pihak yang memanfaatkan moment tersebut untuk memperoleh keuntungan tanpa sepengetahuan band kangen. Lagu mereka di bajak dan di atas namakan kepemilikanya oleh pihak lain. Tentunya Dody sang gitaris sekaligus juga pencipta lagu tersebut tidak terima atas perlakuan pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Untunglah dody memiliki bukti yang cukup kuat atas kepemilikan lagu tersebut.

Setelah berhasil melakukan recording secara profesional, akhirnya kangen band mulai merambah industri musik di Jakarta, semula hal itu baik-baik saja. Entah mengapa setelah mereka melakukan aksi panggung, sambutannya tidak sehangat pada saat menedengarkan lagu mereka.

Bahkan tidak sedikit cacian dan makian yang juga mereka dapatkan setelah itu.

Bagi sejumlah kalangan termasuk musisi senior, kesederhanaan aransemen musik dan syair itu bukan disengaja melainkan karena Band bentukan 4 Juli 2005 itu tidak bisa bermain musik. Bahkan ada yang berpendapat munculnya lagu-lagu Kangen Band menandai runtuhnya kreativitas musik Indonesia. Cacian dan makian merebak di mana-mana. Terakhir muncul cacian dalam bentuk lagu yang dibawakan sebuah kelompok musik rap. Lagu yang beredar lewat jaringan ringtone telepon genggam dan internet ini mengarah pada serangan pribadi dan kebencian yang tidak beralasan, ‘This is love song specially for Kangen Band. Yo amit-amit/Baru sekali ini kejadian seumur hidup. Ada sampah jadi perhatian/You know Kangen Band yang personelnya udik… You check this, I will kill Kangen Band. …yang lebih pantes jadi pengamen. Mereka adalah contoh kebodohan’.

Personil Kangen Band, Andika (vokal), Dody (gitar1), Thama (gitar 2), Bebe (bas), Iim (drum), dan Izzy (keyboards), memang berasal dari rakyat jelata yang terbilang pas-pasan. Berbeda dengan sejumlah musisi atau band terkenal – ikut-ikutan mencaci dan menghina – yang datang dari keluarga mapan yang punya kesempatan dan segudang fasilitas. Dodhy pernah menjadi kuli bangunan. Bebe yang bernama lengkap Novri Azwat (18) membantu orangtua jualan nasi uduk di depan Rumah Sakit Abdul Muluk, Bandar Lampung. Rustam Wijaya (22) alias Tama adalah penjual sandal jepit. Iim bekerja di bengkel motor, sedangkan Andika (23), sang vokalis, adalah penjual cendol keliling. Jadi tidaklah mengherankan, saat Kangen Band diambil oleh Warner, perusahaan rekaman besar yang juga menaungi Jikustik sampai Maliq & D’Essential, mereka seperti bermimpi di siang bolong. Warner sebagai bagian dari perusahaan rekaman raksasa Warner Group juga mengedarkan album dari sederet nama terkenal, mulai Phil Collins, MUSE, My Chemical Romance, sampai Linkin Park.

Fenomena kangen band, bisa dijadikan pembalajaran untuk kita semua, mereka yang seyogya-nya adalah manusia biasa yang penuh dengan kekurangan, namun dibalik kekurangan itu mereka menciptakan keindahan untuk mereka sendiri.

Fungsi Bahasa dalam Penelitian Kebudayaan pada Masyarakat yang Kompleks (heterogen)

•November 30, 2009 • 2 Komentar

Pengertian bahasa menurut Keraf dalam Smarapradhipa (2005:1), menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

Dari segi lain, bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain.

Kenyataannya bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keanekaragaman bahasawan yang tercermin dari berbagai aspek. Bahasa merupakan alat utama untuk menyebarkan kebudayaan ke generasi berikutnya dan kebanyakan dituliskan dalam bentuk linguistik. Penyampaian budaya dengan mempergunakan bahasa secara langsung, sehingga kita dapat membuat kesimpulan secara mudah, misalnya terhadap anak-anak untuk “Sikat gigi sebelum tidur”. Melalui bahasa manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata karma masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat. Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat di bagi menjadi fungsi umum dan khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi kesimpulannya, jika melakukan sebuah penelitian atau wawancara (kebudayaan) alangkah baiknya dapat membuat orang mudah berbicara tentang apa yang orang itu tahu (yang diketahui).

METODE-METODE ETNOGRAFI

•November 30, 2009 • 1 Komentar

Abstraksi

Etnografi ­yang akan dibahas lebih lanjut dalam tulisan ini – merupakan salah satu metode penelitian kualitatif. Dalam kajian komunikasi, Etnografi digunakan untuk meneliti perilaku-perilaku manusia berkaitan dengan perkembangan teknologi komunikasi dalam setting sosial dan budaya tertentu. Ringkas penjelasan dari beberapa metode-metode etnografi seperti, etnografi versi awal adalah unsur kebudayaan suatu masyarakat seperti, bahasa, mata pencaharian, sistem teknologi, organisasi sosial, kesenian, sistem pengetahuan, dan religi. Etnografi baru adalah analisis dalam penelitian ini tidak didasarkan semata-mata pada interpretasi peneliti. Etnografi modern adalah perhatian utama para peneliti adalah pada kehidupan masa kini, yaitu tentang the way of life masyarakat tersebut. Dan etnografi ala Spradley adalah menyusun strategi perilaku. Sehingga dari metode-metode di atas dapat menghasilkan sebuah deskripsi kebudayaan.

PENDAHULUAN

Dalam Ensiklopedia Indonesia (ENI), disebutkan etnografi adalah cabang antropologi, merupakan pelukisan dan analisis tentang kebudayaan suatu masyarakat atau suku bangsa. Etnografi biasanya terdiri atas uraian terperinci mengenai aspek cara berperilaku dan cara berpikir yang sudah membaku pada orang yang dipelajari, berupa tulisan, foto, gambar atau film yang berisi laporan atau deskripsi tersebut. Yang dipelajari oleh ahli etnografi adalah unsur kebudayaan suatu masyarakat seperti , bahasa, mata pencaharian, sistem teknologi, organisasi sosial, kesenian , sistem pengetahuan, dan religi. Bila penulisan yang dilakukan menggambarkan perbandingan antara dua atau lebih kelompok masyarakat, studi perbandingan tersebut disebut etnologi.

ETNOGRAFI VERSI AWAL

Kelebihan etnografi awal adalah Etnografi mula-mula dilakukan untuk membangun tingkat-tingkat perkembangan evolusi budaya manusia dari masa manusia mulai muncul di permukaan bumi sampai ke masa terkini. Dan para ahli menerapkan teori evolusi biologi terhadap bahan-bahan tulisan tentang berbagai suku bangsa di dunia, bersumber tulisan yang dikumpulkan oleh para musafir, penyebar agama Kristen, pegawai pemerintah colonial dan penjelajah alam.

Kekurangan etnografi awal adalah para ahli tidak turun langsung ke lapangan yang menjadikan objeknya.

ETNOGRAFI MODERN

Kelebihan etnografi modern adalah perhatian utama para peneliti adalah pada kehidupan masa kini, yaitu tentang the way of life masyarakat tersebut. Menurut pandangan dua antropolog ini tujuan etnografi adalah untuk mendeskripsikan dan membangun struktur sosial dan budaya suatu masyarakat. Untuk itu peneliti tidak cukup hanya melakukan wawancara, namun hendaknya berada bersama informan sambil melakukan observasi.

Kekurangan etnografi modern adalah para peneliti hanya mempelajari kehidupan masa kini yang sedang di jalani oleh anggota masyarakat.

ETNOGRAFI BARU

Kelebihan etnografi baru adalah analisis dalam penelitian ini tidak didasarkan semata-mata pada interpretasi peneliti tetapi merupakan susunan pikiran dari anggota masyarakat yang dikorek keluar oleh peneliti. Karena tujuannya adalah untuk menemukan dan menggambarkan organisasi pikiran dari suatu masyarakat, maka pemahaman peneliti akan studi bahasa menjadi sangat penting dalam metode penelitian ini. “Pengumpulan riwayat hidup atau suatu strategi campuran, bahasa akan muncul dalam setiap fase dalam proses penelitian ini.

Kekurangan etnografi baru adalah etnografi ini hanya mendikripsikan secara objektif.

ETNOGRAFI ALA SPRADLEY

Kelebihan etnografi Spradley adalah James Spardley mengungkap perjalanan etnografi dari mula-mula sampai pada bentuk etnografi baru. Kemudian dia sendiri juga memberikan langkah-langkah praktis untuk mengadakan penelitian etnografi yang disebutnya sebagai etnografi baru ini. Yang kemudian Spradley gunakan untuk mengintrepretasikan dunia sekelilingnya, sekaligus untuk menyusun strategi prilaku dalam menghadapi dunia sekeliling.

Kekurangan etnografi Spradley adalah pada pandangan metode ini hanya mangamati masyarakat yang terisolasi dan menjadikan etnografi ini sebagai alat yang fundamental saja.

KESIMPULAN

Kesimpulan dari metode-metode di atas dapat menjadi fondasi bagi metode penelitian etnografi. Seperti pentingnya membahas konsep bahasa, baik dalam melakukan proses penelitian maupun saat menuliskan hasilnya – dalam bentuk verbal. Sesungguhnya adalah penting bagi peneliti untuk mempelajari bahasa setempat, namun, telah menawarkan sebuah cara, yakni dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan etnografis. Sehingga menghasilkan sebuah deskripsi kebudayaan.

Kaitan Etnografi dengan Kebudayaan

•November 30, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sebelum menjelaskan kaitan antara Etnografi dan Kebudayaan, pertama-tama akan dijelaskan apa itu Etnografi dan Kebudayaan, sbb:

Etnografi berasal dari kata etnos yang berarti suku bangsa dan graphein yang berarti gambaran. Jadi etnografi adalah gambaran tentang suku-suku bangsa. Etnografi merupakan pekerjaan mendiskripsikan kebudayaan. Tujuan utama aktivis ini adalah memahami suatu pandangan hidup dari sudut pandang asli.

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Menurut para ahli Meville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun menurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganik. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyertaan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Setelah mengetahui apa itu Etnografi dan Kebudayaan. Kita dapat menyimpulkan kaitan antara Etnografi dengan Kebudayaan, sbb:

Jadi kesimpulannya, etnografi dan kebudayaan tujuannya untuk memahami hal yang di lihat, di dengar dan di amati betul-betul untuk kemudian menarik kesimpulan (memahami suatu pandangan hidup dari sudut pandang asli). Dari satu sisi, hal ini sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan yang meliputi sistem atau struktur dari ke-2nya dalam mendiskripsikan pandangan hidup masyarakat sehari-hari, karena ke-2 metode ini saling mempengaruhi satu sama lain. Jadi, etnografi dan kebudayaan mempunyai kaitan yang sangat erat. Karena jika etnogafi tidak dipengaruhi dengan adanya struktur-struktur kebudayaan suatu penelitian, penelitian itu tidak akan sistematik.

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.